 |
| Ardly Al Fathir Andrianessta (3 bulan) |
Tanggal 14 september 2011
tepatnya dua hari yang lalu. Pagi hari yang agak cerah, seperti biasa ku
kerjakan kewajibanku sebagai ibu rumah tangga. Yah seputar pekerjaan dapur lah
biasa. Karena aku hanya berdua di rumah dengan anakku bila suamiku pergi kerja,
jadinya aku terpaksa harus meninggalkan anakku ketika sedang mengurus pekerjaan
rumah. Kebetulan dia sedang tidur kala itu. Sedang asyik-asyiknya mencuci baju
eh ku dengar suara tangisan anakku. Tapi tak seperti biasanya. Dalam tangisanya
ku dengar namaku disebut.” Emak “…”emak”… lantas saja aku kaget bukan main.
Tapi aku juga jadi agak bingung antara bahagia atau sedih. Bahagia karena
anakku sudah bisa bicara walaupun baru satu kata. Sedihnya kok manggilnya malah
emak, kan aku ajarinya panggil aku “BUNDA”. Mentang-mentang blasteran sunda.
Ada-ada saja ya tingkah anakku!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar